Ringkasnya: yang kami tahu tentang kamu cuma nama, foto, dan alamat surel. Kata sandi disimpan sebagai ringkasan satu arah, bukan apa adanya. Kami nggak masang iklan atau pelacak, dan nggak jual data ke siapa pun. Rinciannya di bawah.
Kalau kamu masuk lewat Google: nama, foto profil, alamat surel, dan satu penanda tetap punya Google yang jadi kunci akunmu. Nama dan fotonya disegarkan tiap kali kamu masuk, supaya yang tampil di aplikasi Kamoo selalu yang sekarang.
Kalau kamu daftar sendiri: nama depan, nama belakang, alamat surel, nomor HP, tanggal lahir, jenis kelamin, dan ringkasan satu arah dari kata sandimu. Nomor HP, tanggal lahir, dan jenis kelamin nggak dipakai buat apa pun sekarang, dan nggak pernah dibagi ke aplikasi mana pun.
Dari pemakaian: daftar perangkat yang lagi masuk. Yang dicatat cuma jenis peramban dan sistemnya, misalnya "Windows · Chrome", berikut kapan terakhir kelihatan. Kami nggak nyatet riwayat halaman atau isi apa pun.
Kata sandi apa adanya. Yang tersimpan cuma ringkasan scrypt-nya, dan ringkasan itu nggak bisa dibalik jadi kata sandi lagi.
Data pembayaran. Nggak ada transaksi di layanan ini.
Isi aplikasi lain. Undangan, daftar simpanan, dan surat kamu tinggal di aplikasinya masing-masing; portal ini nggak bisa bacanya.
Waktu kamu masuk ke aplikasi Kamoo lewat akun ini, yang aplikasinya terima cuma: penanda akun berupa kode acak tetap, plus nama, foto, dan alamat surel kamu sesuai yang muncul di layar izin.
Nomor HP, tanggal lahir, dan jenis kelamin nggak pernah dikirim ke aplikasi mana pun, apa pun izinnya.
Aplikasinya juga nggak pernah lihat kue sesi kamu di portal ini. Mereka cuma dikasih kode sekali pakai yang ditukar dari server mereka sendiri.
Punya kami ada lima, dan semuanya buat jalannya layanan. Satu buat sesi kamu, berumur 90 hari, isinya nilai acak, bukan nama atau surel. Satu berumur sepuluh menit dan cuma ada waktu kamu lagi di tengah proses masuk lewat Google. Satu berumur tiga jam dan cuma ada di antara "daftar" dan "tautan pemastiannya dibuka". Dua sisanya nginget pilihanmu: tampilan terang atau gelap, dan bahasa halaman.
Nggak ada kue iklan dan nggak ada kue pelacak dari kami. Pemeriksa bot di halaman masuk dijelasin di bagian berikutnya.
Google, dua kali, dan dua-duanya kelihatan. Pertama waktu kamu mencet "Lanjut pakai Google": kamu dibawa ke halaman Google, dan di situ aturan Google yang berlaku. Yang kami minta ke Google cuma nama, foto, dan alamat surel. Nggak ada kontak, nggak ada Drive, nggak ada isi surat.
Kedua, Cloudflare Turnstile. Halaman masuk, daftar, dan setel ulang kata sandi memuat skrip dari challenges.cloudflare.com buat mbedain orang dari skrip. Cloudflare nerima alamat IP kamu dan beberapa tanda dari perambanmu buat itu, dan aturan privasi Cloudflare yang berlaku di bagian itu. Biasanya nggak ada yang kelihatan; kotak centang kecil cuma muncul kalau Cloudflare ragu.
Foto profilmu disajikan langsung dari server Google, jadi waktu halaman akun kebuka, perangkatmu memang menghubungi mereka buat ngambil gambarnya.
Selain itu nggak ada. Nggak ada Google Analytics, nggak ada AdSense, nggak ada peta, nggak ada huruf dari server orang lain.
Token sesi, token aplikasi, dan tautan sekali pakai di surel disimpan sebagai ringkasan satu arah, bukan aslinya. Bocornya berkas basis data nggak langsung berarti bocornya akun.
Percobaan masuk, daftar, dan minta kata sandi baru dibatesin per alamat IP dan per akun. Kalau kamu ganti kata sandi lewat tautan surel, semua sesi lama dicabut dan semua aplikasi ikut dikabarin.
Kamu bisa lihat semua perangkat yang lagi masuk dan nutup satu-satu dari halaman Perangkat, dan nyabut aplikasi mana pun dari halaman Aplikasi. Dua-duanya berlaku detik itu juga.
Dua macam, dan dua-duanya cuma nyusul perbuatanmu sendiri: pemastian alamat waktu kamu daftar, dan tautan setel ulang waktu kamu minta kata sandi baru.
Suratnya berangkat dari [email protected] lewat server surat kami sendiri, bukan lewat layanan surel massal. Nggak ada surel promosi, dan alamat surelmu nggak dikasih ke siapa pun buat itu.
Selama akunmu masih ada. Sesi yang kedaluwarsa, kode masuk yang kepakai, dan tautan surel yang mati dibuang sendiri.
Minta akun dihapus lewat alamat surel yang kamu pakai masuk, dan datanya di portal ini kami hapus.
Naskah ini ditulis buat dibaca, bukan buat menang di pengadilan, dan belum ditinjau orang yang paham hukum. Kamoo dinaungi PT Sidi Makmur di Depok.
Ketentuan Layanan·Balik ke layar masuk
Terakhir diperbarui 8 September 2026